Tes Psikologi Online
Tes psikologi online
berarti mendasarkan media online sebagai perantaranya. Tes tersebut dapat
berupa tes kepribadian dan tes intelegensi, bentuknya dapat berupa gambar,
kuesioner, maupun menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana terkait diri
sendiri. Tes psikologi berfungsi untuk mengenal diri sehingga dapat
mengembangkan kelebihan yang dimiliki serta menyamarkan kekurangan dengan
kelebihan yang dimiliki.
Seiring berjalannya waktu, tes psikologi kini dapat
dilakukan kapan pun dan dimana pun, bahkan oleh siapa pun. Tak perlu lagi
bertatap muka dengan sang ahli psikologi, kini para individu dapat menjalani
tes psikologi secara mandiri. Yaitu dengan menjalani berbagai macam tes
psikologi yang ditawarkan media online yang dapat diakses dengan mudahnya.
Kemajuan tes psikologi yang kini dikembangkan di
media online tentunya memiliki dampak bagi setiap pihak baik positif maupun
negatif. Berikut dampak yang dihasilkan dari tes psikologi online:
Adapun tujuan dari tes psikologi yaitu untuk
mengetahui kondisi psikologis atau karakter seseorang dan untuk memperdalam
pengetahuan wawasan kita mengenai tes psikologi. Tes psikologi ini
dilakasanakan sebagai upaya untuk mengetahui dan mengenali kepribadian
seseorang lebih jauh. Bidang kerja yang banyak menjadi target adalah bidang
pendidikan, bidang penelitian, bidang industri, bidang militer, dan lain-lain.
Dampak Positif
1. Memudahkan individu dalam mengakses
tes psikologi kapan pun dan dimana pun.
2. Tes yang dilakukan tidak
mengeluarkan biaya.
3. Individu dapat menilai diri sendiri
serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya, sehingga menjadi bahan evaluasi
dan pengembangan diri.
4. Memudahkan individu menempatkan
diri dalam menjalin relasi dengan orang lain.
5. Memudahkan individu mengetahui
pekerjaan/jurusan yang cocok dengan dirinya.
6. Mengenal diri sendiri memudahkan individu
dalam penerimaan atas dirinya serta orang-orang di sekitarnya.
7. Dapat mengefektifkan waktu karena
hasil tes dapat langsung dilihat.
Dampak Negatif
1. Hasil tes yang diberikan belum
akurat karena dilakukan oleh diri sendiri (terutama yg bukan seorang psikolog)
dan dapat menyebabkan terjadinya penipuan.
2. Hasil tes dapat dilihat oleh
orang lain karena tidak bersifat tertutup.
3. Penipuan dapat terjadi oleh diri sendiri
karena jawaban tes dapat diubah sehingga mudah untuk dipelajari.
4. Kerahasiaan alat tes
semakin terancam.
5. Individu akan sudah mengetahui dan
memahami materi tes sehingga mengerjakan tes tidak sebagai dirinya sendiri
melainkan menampilkan sisi-sisi baik yang dapat membuat hasil tes terlihat
baik.
6. Soal soal yang diberikan tidak
selalu update.
7. Tes psikologi secara online ini
sebenarnya sangat merugikan para psikolo-psikolog yang lain karena tes ini bisa
membuat nama psikolog menjadi tidak bagus di mata para masyarakat dan tes
psikologi ini membuat para orang percaya sehingga banyak orang yang lebih
memilih tes online dari pada datang langsung ke psikolog, selain itu juga
biayanya pun hemat di banding datang ke psikolognya.
Ini adalah contoh test psikologi
online http://www.ipersonic.net/id/test.html





Sumber: